Membahas tentang RAM, seringkali kamu menemukan berbagai informasi terkait perbandingannya dengan ROM (Read Only Memory). Meskipun keduanya berperan sebagai memori dalam perangkat elektronik, terdapat perbedaan mendasar dari segi fungsi, kecepatan, kapasitas, dan penggunaannya.
- Berdasarkan Sifat Penyimpanan Data
- RAM(Random Access Memory):
- Bersifat volatile(data hilang saat daya mati).
- Data bisa diubah berkali-kali dengan cepat.
- Digunakan untuk menyimpan data sementara saat perangkat aktif.
- ROM(Read Only Memory):
- Bersifat non-volatile(data tetap tersimpan meski daya mati).
- Data sulit diubah (hanya bisa ditulis sekali atau dengan proses khusus, seperti firmware update).
- Menyimpan instruksi tetap (bootstrap, firmware).
Contoh:
- RAM: Menjalankan aplikasi di smartphone/laptop.
- ROM: Penyimpanan BIOS pada motherboard.
- Kecepatan Akses Data
- RAMjauh lebih cepat karena:
- CPU bisa mengakses data langsung tanpa proses tambahan.
- Mendukung operasi baca/tulis secara real-time.
- ROMlebih lambat karena:
- Data harus dipindahkan ke RAM terlebih dahulu sebelum diakses CPU.
- Proses penulisan data memerlukan waktu lebih lama (contoh: flashing ROM).
Akibatnya:
- RAM cocok untuk tugas multitasking, sedangkan ROM digunakan untuk penyimpanan permanen.
- Ukuran dan Kapasitas
- RAM:
- Kapasitas lebih besar (biasanya 4GB–128GB pada perangkat modern).
- Dibutuhkan untuk kinerja tinggi (contoh: DRAM pada PC, SRAM di cache CPU).
- ROM:
- Kapasitas relatif kecil (beberapa MB hingga GB).
- Dipakai di perangkat dengan ruang terbatas (contoh: smartwatch, perangkat medis, BIOS chip).
Catatan:
- Kapasitas RAM memengaruhi kecepatan sistem, sedangkan ROM menentukan kapasitas penyimpanan firmware.
- Penggunaan dalam Perangkat
- RAM:
- Komputer (DRAM), smartphone (LPDDR), server.
- ROM:
- Embedded systems(microwave, router), smartphone (partisi sistem), konsol game (cartridge ROM).
Fakta Unik:
- RAM membutuhkan daya listrik, sedangkan ROM tidak. Itulah mengapa data ROM tetap ada meski perangkat mati.
Kesimpulan
| Aspek | RAM | ROM |
| Sifat Data | Volatile (sementara) | Non-volatile (permanen) |
| Kecepatan | Lebih cepat | Lebih lambat |
| Kapasitas | Besar (GB) | Kecil (MB–GB) |
| Contoh | Memori aplikasi aktif | Firmware, BIOS |
Dengan memahami perbedaan ini, kamu bisa lebih bijak memilih atau memutakhirkan memori di perangkatmu!